Friday, 1 March 2013

Syarat Sertifikasi GTT Sekolah Negeri


Syarat Sertifikasi GTT Sekolah Negeri


Guru honorer pada sekolah negeri dapat mengikuti sertifikasi bila memenuhi syarat. Syarat umum masa kerja guru PNS atau Bukan PNS untuk mengikuti sertifikasi adalah sudah  menjadi  guru  pada  suatu  satuan  pendidikan  (sekolah/madrasah) pada  saat  Undang-Undang  Nomor  14  Tahun  2005 tentang Guru dan Dosen ditetapkan tanggal 30 Desember 2005.  

Ketentuan syarat peserta sertifikasi telah diatur pada Buku 1 Pedoman Penetapan Peserta. Salah satu syarat peserta sergu dalam jabatan dari sisi legalitas sebagai tenaga honorer adalah:

  • Guru bukan PNS pada  sekolah  swasta yang memiliki  SK  sebagai guru  tetap  minimal  2  tahun  secara  terus  menerus  dari penyelenggara pendidikan (guru tetap yayasan)
  • Guru bukan  PNS  pada  sekolah  negeri, selain memiliki masa kerja 2 tahun secara  terus  menerus, juga  harus  memiliki  SK  dari Bupati/Walikota sebagai tenaga honorer atau GTT (Guru Tidak tetap).
SK Bupati/Walikota yang dimaksud ini adalah bahwa sejak awal menjadi GTT memang ditugaskan dengan SK Bupati/Walikota, bukan berawal dari SK Kepala Sekolah kemudian mencari SK Bupati/Walikota.

Syarat selengkapnya bagi calon peserta sergu 2013 dapat dilihat di sini

Syarat Memperoleh Sertifikat Langsung


Syarat Memperoleh Sertifikat Langsung


Sertifikat pendidik dapat diberikan langsung kepada guru S2 atau S3 tanpa melalui PLPG bila guru memenuhi syarat sebagaimana disebutkan dalam Buku 1 Pedoman Penetapan peserta sertifikasi guru dalam jabatan 2013.

Persyaratan  Khusus  untuk  Guru  yang  mengikuti  Pemberian Sertifikat secara Langsung (PSPL) 

a.  Guru  dan  guru  yang  diangkat  dalam  jabatan  pengawas  satuan pendidikan  yang  memiliki  kualifikasi  akademik  magister  (S-2) atau  doktor  (S-3)  dari  perguruan  tinggi  terakreditasi  dalam bidang  kependidikan  atau  bidang  studi  yang  relevan  dengan mata  pelajaran  atau  rumpun  mata  pelajaran  yang  diampunya, atau guru kelas dan guru bimbingan dan konseling atau konselor, dengan golongan sekurang-kurangnya IV/b atau yang memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV/b. 

b.  Guru  dan  guru  yang  diangkat  dalam  jabatan  pengawas  satuan pendidikan  yang  memiliki  golongan  serendah-rendahnya  IV/c atau  yang  memenuhi  angka  kredit  kumulatif  setara  dengan golongan IV/c. 

Buku 1 Pedoman penetapan peserta sergu 2013 dapat diunduh melalui laman unduh.

Syarat Peserta Sertifikasi Guru 2013


Syarat Peserta Sertifikasi Guru 2013

Peserta sergu harus memenuhi syarat ijazah, masa kerja, dan usia, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki NUPTK.

Berikut uraian syarat peserta yang dijelaskan pada Buku 1 Sertifikasi Guru dalam Jabatan 2013


a.  Guru  yang  belum  memiliki  sertifikat  pendidik  dan  masih  aktif mengajar  di  sekolah  di  bawah  binaan  Kementerian  Pendidikan dan Kebudayaan kecuali guru Pendidikan Agama. Sertifikasi bagi guru  Pendidikan  Agama  dan  semua  guru  yang  mengajar  di madrasah   diselenggarakan  oleh  Kementerian  Agama  dengan kuota  dan  aturan  penetapan  peserta  dari  Kementerian  Agama (Surat  Edaran  Bersama Direktur  Jenderal  PMPTK  dan  Sekretaris Jenderal  Departemen  Agama  Nomor  SJ/Dj.I/Kp.02/1569/  2007, Nomor 4823/F/SE/2007 Tahun 2007). 

b.  Memiliki  kualifikasi  akademik  sarjana  (S-1)  atau  diploma  empat (D-IV)  dari  program  studi  yang  terakreditasi  atau  minimal memiliki izin penyelenggaraan. 

c.  Guru yang diangkat dalam jabatan pengawas dengan ketentuan: 
1)  diangkat  menjadi  pengawas  satuan  pendidikan  sebelum berlakunya  Peraturan  Pemerintah  Nomor  74  Tahun  2008 tentang Guru (1 Desember 2008), dan  
2) memiliki usia  setinggi-tingginya 50  tahun pada  saat diangkat sebagai pengawas satuan pendidikan. 

d.  Guru yang BELUM memiliki kualifikasi akademik S-1/D-IV apabila: 
1)  pada  1  Januari  2013  sudah  mencapai  usia  50  tahun  dan mempunyai pengalaman kerja 20 tahun sebagai guru, atau 
2) mempunyai  golongan  IV/a  atau  memenuhi  angka  kredit kumulatif setara dengan golongan IV/a (dibuktikan dengan SK kenaikan pangkat).  

e.  Sudah  menjadi  guru  pada  suatu  satuan  pendidikan  (PNS  atau bukan  PNS)  pada  saat  Undang-Undang  Nomor  14  Tahun  2005 tentang Guru dan Dosen ditetapkan tanggal 30 Desember 2005.  


f.  Guru bukan PNS pada  sekolah  swasta yang memiliki  SK  sebagai guru  tetap  minimal  2  tahun  secara  terus  menerus  dari penyelenggara pendidikan (guru tetap yayasan), sedangkan guru bukan  PNS  pada  sekolah  negeri  harus  memiliki  SK  dari Bupati/Walikota.  

g.  Pada tanggal 1 Januari 2014 belum memasuki usia 60 tahun. 

h.  Sehat  jasmani  dan  rohani  dibuktikan  dengan  surat  keterangan sehat dari dokter.  Jika peserta diketahui  sakit pada  saat datang untuk  mengikuti  PLPG  yang  menyebabkan  tidak  mampu mengikuti  PLPG,  maka  LPTK  BERHAK  melakukan  pemeriksaan ulang  terhadap  kesehatan  peserta  tersebut.  Jika  hasil pemeriksanaan kesehatan menyatakan peserta tidak sehat, LPTK berhak  menunda  atau  membatalkan  keikutsertaannya  dalam  PLPG.  

i.  Memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK). 

Unduh Buku 1 Pedoman Penetapan Peserta Sergu 2013
Buku pedoman penetapan peserta sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2013 dapat diunduh melalui laman Unduh

Prioritas Peserta Sergu 2013


Prioritas Peserta Sergu 2013


Pengawas, KS dan Guru berprestasi, lulus UKA 2012 otomatis sebagai peserta sergu 2013. Dalam Buku 1 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2013 disebutkan, guru  yang  dapat  langsung menjadi  peserta  sertifikasi  guru  adalah sebagai berikut. 

  1. Semua  guru  yang  diangkat  dalam  jabatan  pengawas  yang memenuhi persyaratan dan belum memiliki sertifikat pendidik. 
  2. Guru dan kepala sekolah berprestasi peringkat 1 tingkat provinsi atau  peringkat  1,  2,  dan  3  tingkat  nasional,  atau  guru  yang mendapat  penghargaan  internasional  yang  belum  mengikuti sertifikasi guru dalam jabatan pada tahun 2007 s.d 2012.  
  3. Semua  guru  yang  mengajar  di  daerah  perbatasan,  terdepan, terluar yang memenuhi persyaratan, 
  4. Guru yang lulus diklat pasca Uji Kompetensi Awal tahun 2012, 
  5. Peserta  luncuran yaitu peserta  sertifikasi  tahun 2012 yang  tidak hadir dan peserta yang hadir tetapi tidak mampu menyelesaikan PLPG dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. 

Syarat Peserta Sergu 2013
Guru  lainnya  yang  tidak  termasuk  ketentuan  di  atas  ditetapkan sebagai peserta sertifikasi guru berdasarkan kriteria urutan prioritas sebagai berikut: (1) usia, (2) masa kerja, (3) pangkat dan golongan. 

Penjelasan  kriteria  urutan  prioritas  penetapan  peserta  adalah sebagai berikut. 
a.  Usia  
Usia  dihitung  berdasarkan  tanggal,  bulan,  dan  tahun  kelahiran yang tercantum dalam akta kelahiran atau bukti lain yang sah.  

b.  Masa kerja sebagai guru 
Masa  kerja  dihitung  sejak  yang  bersangkutan  bekerja  sebagai guru baik sebagai PNS maupun bukan PNS. 


c.  Pangkat/Golongan 
Pangkat/golongan  adalah  pangkat/golongan  terakhir  yang dimiliki  guru  saat  dicalonkan  sebagai  peserta  sertifikasi  guru. Kriteria  ini adalah  khusus untuk guru PNS atau guru bukan PNS yang telah memiliki SK Inpassing. 

Data  peserta  sertifikasi  guru  sesuai  dengan  urutan  di  atas  akan ditampilkan  pada  AP2SG  untuk  dijadikan  dasar  penetapan  peserta sertifikasi  guru  tahun  2013.  Dinas  Pendidikan  Kabupaten/Kota melakukan penetapan peserta langsung pada AP2SG. 

Download

Pengertian UKA dan Diklat Pasca UKA


Pengertian UKA dan Diklat Pasca UKA

Sebelum mengikuti PLPG, calon peserta harus lulus UKA. Bila tidak lulus UKA maka wajib mengikuti Diklat Pasca UKA.

Pengertian UKA

Uji Kompetensi Awal (UKA) adalah ujian bagi guru calon peserta PLPG yang  bertujuan untuk mengukur kompetensi  dasar guruyang  bersangkutan.  Hasil UKA akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pelaksanaan PLPG.

Pengertian Diklat Pasca UKA

Pendidikan dan pelatihan pasca UKA adalah diklat bagi guru yang memiliki nilai UKA belum memenuhi syarat.

Kebijakan adanya UKA dimulai pada 2012, dimana peserta sertifikasi yang memilih jalur PLPG diharuskan mengikuti Uji Kompetensi Awal (UKA). Bagi yang lulus UKA selanjutnya berhak mengikuti PLPG, dan yang tidak lulus UKA wajib mengikuti Diklat Pasca UKA.

Kelulusan Diklat Pasca UKA ada dua kemungkinan:

  • Bagi yang lulus Diklat Pasca UKA selanjutnya berhak mengikuti PLPG tahun berikutnya.
  • Bagi yang tidak lulus Diklat Pasca UKA maka untuk sertifikasi tahun berikutnya diharuskan mengikuti UKA terlenih dahulu sebelum PLPG.

Pelaksanaan UKA 2013


Pelaksanaan UKA 2013



UKA 2013 adalah untuk calon peserta sertifikasi/PLPG 2013, 2014, 2015. Data guru yang akan mengikuti sertifikasi guru harus benar dan valid karena  data tersebut akan digunakan  sebagai dasar  untukmenetapkan soal uji kompetensi, bidang studi sertifikasi, dan data yang akan dicantumkan dalam sertifikat pendidik. Oleh karena itu, guru  harus  melakukan verifikasi dan koreksi data yang tercantum pada format verifikasi data. 


Pada Buku 1 Pedoman Sergu 2013, dijelaskan bahwa seluruh calon peserta sertifikasi guru tahun 2013 s.d. 2015 mengikuti uji kompetensi berlokasi masing-masing kabupaten/kota. Uji kompetensi  rencana  akan dilakukan secara online bertempat di TUK yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 

  • Masing-masing calon peserta akan mendapat  Kartu Peserta Uji Kompetensi yang dapat dicetak dari AP2SG. 
  • Bidang studi yang akan diujikan sesuai dengan bidang studi sertifikasi guru  yang telah ditetapkan. Khusus bagi guru SMK bidang produktif, soal uji kompetensi didasarkan atas program studi keahlian bukan berdasarkan kompetensi keahlian, informasi lengkap tentang program studi keahlian dapat dilihat pada Lampiran 7B. 
  • Sebelum mengikuti uji kompetensi, guru wajib meneliti nomor peserta dan kode bidang studi yang akan disertifikasi  serta soal uji kompetensi yang akan diikuti karena penggantian kode bidang studi tidak dapat dilakukan pada saat uji kompetensi berlangsung. 

Buku 1 Pedoman Sergu 2013 dapat diunduh melalui laman Unduh.

Jadwal UKA dan Sertifikasi 2013


Jadwal UKA dan Sertifikasi 2013

Uji Kompetensi Awal (UKA) 2013 dijadwalkan Februari dan sertifikasi/PLPG dimulai April 2013. Berikut jadwal lengkap tahapan sergu 2013 sebagaimana Lampiran Buku 1 Pedoman Penetapan Peserta.

Januari 
Verifikasi data pada Format Verifikasi

  • melengkapi dokumen pendukung verifikasi data, menetapkan bidang studi  sertifikasi, dan menandatangani fornat verifikasi.
Februari - Maret
1. Pelaksanaan UKA
2. Pencetakan Format A0
3. Penetapan peserta sertifikasi guru 
4. Penetapan nomor peserta sertifikasi
5. Penerbitan Format A1

April - Agustus 
Pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan 2013 (terakhir 31 Agustus).
  • Pola PSPL (Pemberian Sertifikat Pendidik secara Langsung)
  • Pola PF (Portofolio)
  • Pola PLPG (Pendidikan dan Latihan Profesi Guru)
Meskipun jadwal pelaksanaan sertifikasi dimulai April, awal penyelenggaraan tergantung pada setiap rayon. Rayon akan membuat jadwal dengan pertimbangan antara lain kegiatan ka,pus dan jumlah peserta sertifikasi pada rayon yang bersangkutan.